Masa belajar waktu duduk di bangkus SMA Neg. I Watampone, adalah masa-masa yang penuh kenangan. Masih sangat terasa indah ketika saya mengikuti ujian masuk SMA bersama dengan kawan kawan dari kampung : Jamaluddin Mide, Hilma Tallasa. Bergetar jiwaku ketika masuk ke dalam ruangan ujian saat itu. Semanya serba suasana baru saya rasakan. Lingkungan baru, teman baru, dan suasana baru. Ketika mengerjakan soal-soal ujian masuk SMA, saya merasa bahagia karena hampir seluruh soal-soal saya dapat kerjakan dengan baik. Kecuali ada beberapa istilah baru saya temukan saat itu khususnya istilah ilmu hayat / biologi, semisal Zoologi yang ternyata bermakna ilmu hewan.
Saat itu, saya tidak mengenal istilah bermain curang, nyontek, atau pakae joki. Yang kita kenal bahwa anda jawab soal dengan benar maka anda lulus, tidak jawab maka anda tidak lulus. Menyontek adalah kebiasaan buruk yang demikian haram saat itu.
Saya percaya pada semua guru guru. Pemikiranku mengatakan bahwa semua guru itu pintar, jujur, dan amanah. Hingga betapa saya hormat kepada guru. Kalau harus lewat di depan mereka maka saya minta permisi sambil jalan membungkuk dan tangan turun ke sebelah -simbol minta permisi. Kalau kita bercanda dengan kawan lantas ada guru kita langsung berhenti ketawa, khawatir kalau guru tersinggung.
Pada saat pengumuman saya merasa demikian senang, karena saya lulus, lulus murni tanpa dilulus - luluskan. Jadilah saya menjadi salah satu siswa kelas I SMA. Ketika naik kelas II -seingat saya - diadakan pembigian jurusan. Nyatanya saya di tempatkan pada kelas II IPA B.Teman lain adalah IPA A, dan IPA C. Saya tambah gembira karena saya masuk kelas IPA. Waktu itu kalau kita masuk kelas IPA berarti kita dianggap cerdas.
Semasa di SMA pelajaran faforitku adalah bahasa Inggris dan Kimia. Alhamdulillah baahsa Inggris dan Kimia mendapat rata- rata 8. Cuma banyak juga kawan saya cerdas cerdas. Mereka lebih cerdas dari saya seperti Hamzah yang sekarang menjadi Guru Besa r Matematika UNM Makassar + Prof.DR. Hamzah Upuu, Istambul, Ali Imran.
Teman-teman yang lain saya masih ingat adalah sukarni, roberta, supriyadi, dan darwis, dan Iqbal.
Duhai masa SMA yang indah. Demikianlah saya bersungguh belajar di selolah sambil juga belajar bisnis di kampung dengan membuka toko toko.
Tak terasa saya sudah tamat SMA tahun 1984. Seusai tamat SMA saya lanjut kuliah ke Makassar. Itulah pertama kali saya ke Makassar bulan Juli 1984. Sebelumnya saya hanya sering mendengarkan cerita teman teman tentang makassar. Mereka sering nyanyi nyanyi : rasai nyamenna pantai losari. Saya ke Makassar bersama Hilma Tallasa, menginap di rumah sepupunya di Jalan Sungai Cerekang.
Bergetar lagi hatiku ketika pertama kali saya sampai di Unhas Jalan Kandea mengambil formulir ujian mausk Unhas 1984. Saya mengambil jurusan Bahasa Inggris UNHAS dan Bahasa Inggris IKIP. Saya lupa saat itu jurusan IPA pilih apa. Alhamdulillah saya lulus Sastra Inggris UNHAS.
Jadilah saya mahasiswa. Sebuah gelar yang gagah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar